Aceh Dalam Berita ( 8-1-2021 ) kepatuhan kepedulian Bank Aceh Syariah terhadap usaha mikro kecil dan menengah tak perlu diragukan lagi.

Terbukti dalam peningkatan Pembiayaan UMKM yang dilakukan oleh Bank Aceh Syariah, diantaranya :
-, pengembangan produk pembiayaan produktif melalui penyesuaian fitur, baik dari sisi rate maupun kemudahan- nya yaitu pengembangan pembiayaan Sistem Resi Gudang.

-, Pengembangan SRG ini telah dilaksanakan di sejumlah daerah seperti di Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Besar, Pidie, dan Bireuen untuk beragam komoditas seperti Gabah, Jagung, juga Kopi.

-, Pengembangan pembiayaan sektor komoditas unggulan daerah diantaranya budidaya Jagung di Bener Meriah dan Ubi/Singkong di Aceh Tamiang.

Dalam peningkatan SDM pelaku UMKM, Bank Aceh Syariah adakan pelatihan dan pembinaan secara konsisten bagi para pelaku UMKM dengan menjalin kerjasama sebagai bentuk penyaluran pembiayaan Linkage untuk beberapa lembaga pembiayaan mikro.

Penyaluran pembiayaan, Bank Aceh Syariah di Tahun 2020 mencatatkan trend positif UMKM  tumbuh 20,8 % dari tahun 2019 sebesar Rp 993.613 juta menjadi Rp 1.200.198 juta.

Pada tahun 2020 juga, meningkatkanya jumlah nasabah UMKM 21,4%, tercatat sebelum nya ditahun 2019 sebanyak 4.153 nasabah tumbuh menjadi 5.043 nasabah pada tahun 2020.

Bank Aceh Syariah turut membantu para pelaku usaha UMKM di Masa Pandemic Covid-19 diantaranya :
-, melakukan restrukturisasi pembiayaan dalam rangka stimulus perekonomian Nasional kepada nasabah terdampak COVID-19, seperti pemberian Subsidi Margin dan Penjaminan Pembiayaan oleh Lembaga Asuransi.

Sebagai peningkatan kapasitas para pelaku usaha Bank Aceh Syariah telah melakukan pelatihan kepada pelaku UMKM selama masa pandemi covid-19 dengan tetap melaksanakan protocol kesehatan.

Bantuan Bank Aceh tidak hanya disini saja, dengan optimis nya melanjutkan langkah lakukan penyaluran pembiayaan berdasarkan penempatan dana Pemulihan Ekonomi Nasional dari Direktorat jenderal Perbendaharaan kementerian Keuangan RI sebesar lebih kurang Rp 300 Milyar.

Simbolis simpati Bank Aceh Syariah untuk pelaku usaha mikro di Aceh terlihat pada pemberian fasilitas relaksasi/restrukturisasi kepada 466 nasabah, juga terhadap pengusaha terdampak Covid-19 dengan nominal sebesar Rp.148 miliar.

Bank Aceh syariah juga memberikan kemudahan dalam bentuk relaksasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional sebesar Rp. 2,7 miliar.

Perwujudan komitmen Bank Aceh Syariah terhadap layanan nasabah, melakukan transformasi dalam digitalisasi dimana Bank Aceh terus meningkatkan pengembangan sistem IT yang handal juga responsif.

Dengan pengembangan dan inovasi produk pembiayaan, dana strategi yang dilakukan antara lain dengan penguatan infrastruktur pendukung IT yang berbasis digital, melakukan evaluasi dan upgrade untuk teknologi digital banking.

Di Bulan November 2020, Bank Aceh meluncurkan layanan digital banking ACTION, yaitu Aceh Transaksi Online yang telah tersedia dalam platform Android maupun iOs.

Data per/bulan November 2020 jumlah user yang telah mendownload dan menggunakan aplikasi Action mobile banking Bank Aceh Syariah ini sebanyak 14.578 user dengan rincian pengguna android sebanyak 12.278 dan ios sebanyak 2.300 user.

Uraian, Direktur Utama Bank Aceh Haizir Sulaiman, untuk meningkatkan layanan terhadap nasabah Bank Aceh, mobile banking Action akan menambahkan fitur pembayaran dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard, yaitu fitur dengan memberikan kemudahan bagi nasabah dalam melakukan pembayaran pada merchant-merchant yang telah memiliki QRIS.

Bank Aceh Syariah juga menyediakan fitur pembayaran dengan menggunakan QRIS akan sangat berguna saat kondisi pandemic Covid- 19, sebab, memberikan opsi kepada nasabah untuk dapat melakukan pembayaran tanpa uang tunai ( cashless payment ).

Sebut Direktur Operasional, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya di masa pandemi covid-19, Bank Aceh Syariah melalui program Bank Aceh Peduli telah menyalurkan beragam bantuan dalam penanganan Covid-19 di Aceh dan masyarakat Aceh yang ada di Medan dengan nilai total sebesar Rp 6,3 milyar.

Bantuan disalurkan kepada masyarakat terutama untuk membantu fasilitas kesehatan dan pelayanan di Rumah Sakit serta bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak secara ekonomi akibat Covid-19, jelas Lazuardi.

Lazuardi menyebut kan bantuan yang telah disalurkan, antara lain, berupa bantuan alat kesehatan meliputi Alat Pelindung Diri, Masker Medis dan Kain, Hand Sanitize, bantuan obat– obatan dan sumplemen penambah imunitas.

Bank Aceh juga menyalurkan bantuan sarana dan prasarana non-medis, seperti:
-, Wastafel Cuci Tangan, kegiatan sterilisasi berupa penyemprotan disinfektan dan sejenisnya pada tempat-tempat fasilitas umum serta dukungan alat-alat sanitasi.
( Advetorial )

Avatar

By Redaksi

One thought on “Bank Aceh Syariah Berikan Kemudahan Bagi Pelaku UMKM”
  1. Pak Maaf Mohon ditegur Pihak pegawai Bank Aceh di Kota Sabang Tampaknya mempersulit peminjaman Modal Usaha. Kemarin saya memohon pinjam modal usaha mereka katakan tak cukup barang lah, tak punya pengalaman usaha tsbt, tak tercapai pendapatan dan lainnya… Mohon alasan yang tak logis tsbt jangan di biarkan. Seolah kita pasrah dan tidak diizinkan meningkatkan penjualan usaha dengan alasan Covid. Ini membuat masyarakat terpuruk dan tak bisa bangkit…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *